Monday, February 10, 2014

Proposal Usaha Ayam Petelur

 



HALAMAN PENGESAHAN

Setelah diteliti kebenarannya Proposal Usaha ini disahkan Pada :
Hari            :
Tanggal       :
Tempat       : SMKN 1 WONOSARI

DISAHKAN OLEH

Pembimbing Penulisan Proposal Usaha




Drs. Bambang Sudaryana
..................

Mengetahui / Menyetujui
Kepala SMKN 1 Wonosari



Drs. Mudji Muljatna, M.M.
NIP.19570919 198503 1 016




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt. yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal usaha ini.
Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah turut berpartisipasi dalam pembuatan proposal usaha ini, diantaranya :
1.     Drs. Mudji Muljatna, M.M. selaku Kepala SMKN 1 Wonosari
2.     Drs. Bambang Sudaryana selaku pembimbing dalam pembuatan proposal usaha ini
3.     Orang tua yang telah memfasilitasi penulis dalam pembuatan Proposal Usaha ini.
Penulis menyadari bahwa masih mempunyai banyak kesalahan dalam penulisan Proposal Usaha ini. Oleh karena itu  penulis mengharap kritik dan saran dari pembaca terhadap Proposal Usaha ini yang sifatnya membangun.
Akhirnya penulis berharap semoga Proposal Usaha ini dapat bermanfaat sebagaimana mestinya bagi para pembaca.

Wonosari,       Januari 2014

Penulis
DAFTAR ISI

Halaman Judul ...........................................................................................
Lembar Pengesahan ....................................................................................
Kata Pengantar ...........................................................................................
Daftar Isi ....................................................................................................
Diskripsi Umum .........................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ...........................................................................
A.   Latar Belakang.......................................................................................
B.   Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan ........................................................
C.   Deskripsi Usaha ...................................................................................
BAB II PEMBAHASAN............................................................................
A.   Aspek Produksi ...............................................................................
B.   Aspek Pemasaran.............................................................................
C.   Aspek Organisasi dan Manajemen....................................................
D.   Aspek Teknis ...................................................................................
E.    Aspek Administrasi..........................................................................
F.    Aspek Keuangan ..............................................................................
G.   Aspek Yuridis ..................................................................................
BAB III PENUTUP ....................................................................................
A.   Kesimpulan dan Saran ......................................................................
B.   Lampiran ..........................................................................................



DESKRIPSI UMUM

Nama Usaha                            : Genzo Chiken Egg’s
Bentuk Usaha                : Perseorangan
Jenis / Bidang Usaha     : Industri
Lokasi                            : Klapaloro II, Giripanggung, Tepus, Gunungkidul
Nama Pemilik                : Nurul Fauzi
Alamat                           : Klapaloro II, Giripanggung, Tepus, Gunungkidul



BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Kesibukan semakin lama semakin menyita waktu,  lelah dan letih setelah bekerja pasti akan selalu menghinggapi. Kadar hemoglobin dalam darah juga akan menurun apabila tubuh dipaksa bekerja terus menerus. Akhirnya kesehatanpun akan menurun dan pekerjaan menjadi semakin terhambat. Tugas yang harusnya dapat selesai tepat waktu juga akan terbengkalai. Oleh karena itu untuk menjaga agar pekerjaan dapat sesuai dengan yang diinginkan, maka kesehatan harus diperhatikan dengan cara memerhatikan pola makan. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, di antaranya adalah telur.
Di dunia ini terdapat berbagai macam telur, diantara banyak telur tersebut  yang biasa dikonsumsi adalah telur ayam. Telur ayam mengandung banyak protein dan zat-zat lain yang dapat menjaga kesehatan sehingga tubuh tidak akan mudah kelelahan dan lemas.
 Dengan demikian setiap orang akan membutuhkan telur untuk dikonsumsi demi terpenuhinya gizi setiap hari. Usaha ternak ayam petelurpun menjadi sangat menguntungkan apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh.

B.   Perumusan Visi Usaha

Menjadi perusahaan ternak ayam petelur kualitas terbaik.

C.   Perumusan Misi Usaha

1.     Memproduksi telur ayam dengan kualitas terbaik.
2.     Melakukan promosi untuk menarik pelanggan.
3.     Memberikan promo pada saat-saat tertentu.
4.     Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

D.   Tujuan Usaha

1.     Untuk memenuhi kebutuhan telur sebagai pemenuh gizi penduduk setempat.
2.     Menambah penghasilan.
3.     Menciptakan lapangan pekerjaan.
4.     Menciptakan suatu hal yang baru di daerah tempat tinggal untuk dapat dikembangkan.




E.   Deskripsi Usaha

Usaha skala kecil ini bergerak di bidang peternakan ayam petelur dan merupakan usaha yang cukup sederhana serta mudah untuk ditekuni. Usaha ini cukup menguntungkan, mengingat telur merupakan salah satu jenis makanan yang sering digunakan sebagai pemenuhan gizi bagi masyarakat setempat. Selain mudah diolah, harga telur juga relatif terjangkau. Oleh karena itu usaha ini diharapkan dapat memberikan keuntungan yang maksimal.



BAB II
PEMBAHASAN

A.   Aspek Produksi

1.     Jenis Produk

Jenis produk yang dibuat dalam usaha ini adalah telur ayam. Dalam menghasilkannya diperlukan :
·        Indukan ayam
·        Pakan
·        Kandang ayam

2.     Volume Produk Akan Dibuat

Dalam hal kegiatan produksi, kami berusaha untuk mengoptimalkan sumber daya (indukan) untuk berproduksi semaksimal mungkin.

3.     Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Mengenai bahan dan peralatan, kami menyiapkan peralatan berupa kandang ayam kurang lebih berukuran 8 x 3 meter, tempat makan dan minum indukan, alat angkut ketika panen, tempat untuk mencampur makannan ayam, dan tempat penyimpanan telur ayam sementara. Dalam hal ini, peralatan-peralatan tersebut saya anggarkan tergabung dalam kandang ayam.

4.     Proses Produksi

Kegiatan produksi dilakukan setiap hari, dan panen dilakukan setiap sore hari.

B.   Aspek Pemasaran

1.     Konsumen

Konsumen terdiri dari penduduk di sekitar wilayah produksi, mengingat harga yang ditawarkan di pasaran cenderung lebih tinggi daripada harga yang kami patok.




2.     Situasi Persaingan

Pesaing untuk industri ini masih belum terlalu banyak, karena tempat pelaksanaan usaha yang masih beradadi daerah pedesaan.

3.     Penetapan Harga

Harga untuk produk yang pada umumnya dijual menggunakan satuan kilogram ini kami tentukan berdasarkan harga di pasaran pada umumnya.

4.     Cara Pemasaran

Kami menggunakan metode distribusi langsung dalam memasarkan barang, yaitu dengan menunggu pembeli datang ke tempat penyimpanan hasil produksi. Karena usaha ini belum banyak ditekuni di daerah kami, maka akan dengan mudah bagi kami menjaring pembeli di sekitar tempat produksi.

C.   Aspek Organisasi dan Manajemen

1.     Tim Manajemen dan Tenaga Kerja

Dalam pengelolaan usaha ini dilakukan oleh pemilik secara pribadi, mengingat pekerjaan yang harus dilakukan tidak terlalu banyak, baru setelah usaha ini dikembangkan akan dijaring beberapa tenaga kerja. Kami merencanakan untuk menggunakan tenaga kerja lokal sebagai wujud pemberdayaan tenaga kerja setempat.

2.     Masalah Yang Potensial

Masalah yang akan muncul diantaranya adalah perubahan harga pakan, yang akan mengakibatkan naiknya biaya produksi, serta diserangnya indukan oleh penyakit-penyakit unggas.

3.      Resiko dan Hambatan

·        Naik turunnya harga pakan
·        Pindahnya konsumen ke produsen lain
·        Terserangnya indukan oleh virus penyebab penyakit
·        Muncul pesaing-pesaing baru




4.     Tindakan Alternatif

·        Naik turunnya harga pakan dapat diatasi dengan menyesuaikan harga jual.
·        Memberikan vaksin pada indukan secara berkala untuk mencegah indukan terserang virus.
·        Memberikan pelayanan prima terhadap pelanggan.




D.   Aspek Keuangan

1.     Sumber Modal
 Modal Tunai


 Rp  10,000,000
 Modal Investasi




 Kandang

 Rp    5,000,000

 Indukan
 380 ekor x Rp. 64.500
 Rp  24,510,000

 Jumlah

 Rp  29,510,000

 Total Modal


 Rp   39,510,000

2.     Biaya Operasional
Pakan per-bulan

 Konsentrat
 9 x Rp. 327.500
 Rp  2,947,500

 Bekatul
 9 x Rp. 2.500 x 27,5 kg
 Rp     618,750

 Tepung Jagung
 9 x Rp. 4.200 x 70 kg
 Rp  2,646,000


 Jumlah Biaya Pakan

 Rp  6,212,250
Gaji pegawai


 Rp     500,000
Vaksinasi
 2 x Rp. 14.000

 Rp       28,000
 Total Biaya Produksi

 Rp  6,740,250

3.     Perhitungan Laba Rugi

 Penjualan
 30 hari x 19 kg x Rp 16.000
 Rp     9,120,000
 (Diasumsikan setiap hasil produksi dapat terjual habis)

 Biaya Operasional

 Biaya Pakan


Konsentrat
9 x Rp. 327.500
 Rp 2,947,500


Bekatul
9 x Rp. 2.500 x 27,5 kg
 Rp    618,750


Tepung Jagung
9 x Rp. 4.200 x 70 kg
Rp  2,646,000



 Jumlah Biaya Pakan
Rp 6,212,250

 Gaji Pegawai
 Rp    500,000

 Vaksinasi
 2 x Rp. 14.000
 Rp      28,000

 Biaya Operasional Lainnya
 Rp    100,000

 Biaya Penyusutan Kandang
 Rp    125,000

 Biaya Penurunan Produktifitas Indukan
 Rp    517,222


 Total Biaya Produksi 
Rp     7,482,472

 Laba Usaha
 Rp     1,637,528













4.     Analisis Break Even Point (BEP)

BEP Satu Bulan      =    Total Biaya Satu Bulan
                                                Harga Jual

                                =    Rp 7,482,472
                                         Rp 16,000

                                =    468 Kg

Atau setara dengan harga jual hasil produksi selama 25 hari.

5.     Cash Flow

 Keterangan
 Bulan I
 Bulan II

 Penerimaan

 Modal
 Rp   39.510.000
 Rp   12.279.750

 Penjualan
 Rp     9.120.000
 Rp     9.120.000

 Jumlah Penerimaan
 Rp   48.630.000
 Rp   21.399.750

 Pengeluaran

 Kandang
 Rp     5.000.000


 Indukan
 Rp   24.510.000


 Biaya Pakan
 Rp     6.212.250
 Rp     6.212.250

 Gaji Pegawai
 Rp        500.000
 Rp        500.000

 Vaksinasi
 Rp          28.000
 Rp          28.000

 Biaya Operasional Lainnya
 Rp        100.000
 Rp        100.000

 Jumlah Pengeluaran
 Rp   36.350.250
 Rp     6.840.250
 Modal Akhir
 Rp   12.279.750
 Rp   14.559.500







E.   Aspek Yuridis

Dalam melaksanakan usaha diperlukan aspek-aspek yuridis meliputi Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Nomor Pokok Wajaib Pajak (NPWP).
BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan

Dari proposal usaha ini dapat di ambil kesimpulan bahwa membuka usaha terna kayam petelur cukup menguntungkan. Bidang usaha ini dapat menjaring tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran di Indonesia. Selain itu usaha ini juga cukup mudah untuk ditekuni. Apabila usaha ini sudah berkembang akan membutuhkan tenaga kerja  yang cukup banyak dan dibagi ke dalam bagian-bagian.

B.   Saran

Dalam suatu usaha, tentunya akan menemukan hambatan-hambatan, diantaranya adalah harga bahan baku yang tidak stabil, dalam hal ini adalah harga pakan indukan yang cenderung naik. Oleh karena itu diperlukan strategi tertentu agar tidak mengalami kepailitan (bangkrut). Diantara strategi-strategi tersebut dapat dilakukan dengan membeli jagung pada petani, dan menggilingkannya agar dapat mengurangi biaya pakan, karena harga jagung di pasaran cenderung lebih mahal.
Selain itu, untuk mencapai kesuksesan dalam setiap usaha diperlukan kegigihan dan pantang menyerah. Ingat, setiap keberhasilan ditentukan oleh masing-masing individu.



No comments:
Write comments

Tertarik dengan layanan kami?
Dapatkan selalu informasi terbaru !